Pemisahan dan konsolidasi sekuritas (termasuk pemisahan terbalik) adalah peristiwa korporasi penting yang mengakibatkan perubahan baik pada nilai saham maupun jumlah saham yang beredar.
Pemisahan saham memungkinkan perusahaan untuk membuat sahamnya lebih menarik bagi investor baru dan meningkatkan volume perdagangan. Saham dengan harga tinggi dapat membuat investor ritel merasa enggan, karena mereka mungkin kesulitan membangun portofolio dan mendistribusikan risiko secara efisien. Oleh karena itu, perusahaan melakukan pemecahan saham untuk mengurangi harga per lembar saham sekaligus meningkatkan jumlah lembar saham secara proporsional.
Sebagai contoh, pada tanggal 10 Juni 2024, NVIDIA Corporation (NVDA) melakukan pemecahan saham dengan rasio 1:10. Harga satu lembar saham NVDA berubah dari $1.200 menjadi $120. Kapitalisasi total perusahaan tetap tidak berubah, sementara jumlah saham meningkat sepuluh kali lipat.
*Jika Anda memegang posisi di pasar untuk NVDA, membeli 1 lot dengan harga $1.200 per saham, maka setelah pemecahan saham, posisi Anda di terminal trading akan tercermin sebagai pembelian NVDA sebanyak 10 lot dengan harga $120.
Dengan demikian, nilai posisi di pasar pada saat pemecahan saham tidak berubah; hanya jumlah lot dan harga pembukaan yang berubah. Hasil keuangan untuk posisi tersebut, komisi untuk pembukaannya, dan jaminan akan tetap sama seperti sebelum peristiwa korporasi.
Konsolidasi bermanfaat bagi perusahaan penerbit karena dapat meningkatkan citranya; harga saham absolut yang rendah tidak selalu menarik berbagai macam investor. Alasan lain untuk konsolidasi mungkin juga adalah kepatuhan terhadap persyaratan bursa untuk mempertahankan status pencatatan.
Sebagai contoh, pada tanggal 24 Januari 2024, saham United States Natural Gas Fund LP ETF (UNG) dikonsolidasikan dengan rasio 4 banding 1. Empat lembar saham yang masing-masing bernilai $5 digabungkan menjadi satu lembar saham yang bernilai $20. Kapitalisasi total perusahaan tidak berubah, karena jumlah saham berkurang empat kali lipat.
*Jika Anda memegang posisi di pasar untuk UNG, menjual 4 lot dengan harga $5 per saham, maka setelah konsolidasi, posisi Anda di terminal perdagangan akan tercermin sebagai penjualan UNG sebanyak 1 lot dengan harga $20.
Dengan demikian, nilai posisi di pasar setelah konsolidasi tetap tidak berubah; hanya jumlah lot dan harga pembukaan yang berubah. Hasil keuangan dari posisi tersebut, komisi untuk pembukaannya, dan jaminan akan tetap konsisten dengan yang ada sebelum peristiwa korporasi tersebut.
Penting untuk mempertimbangkan bahwa saham pecahan dapat dihasilkan dari pemecahan saham terbalik (reverse split). Hal ini terjadi ketika volume posisi pasar atau pending order bukan merupakan kelipatan dari rasio pemecahan saham terbalik.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki posisi terbuka sebanyak 1 lot (setara dengan 1 saham) dan terjadi pemecahan saham terbalik dengan rasio 4:1, maka volume posisi Anda setelah peristiwa korporasi tersebut akan menjadi 0,25 saham. Karena perdagangan di bursa hanya terjadi dalam satuan sekuritas utuh, posisi tersebut tidak dapat di-hedging oleh FXOpen dengan pihak lawan eksternal pada volume 0,25 lot dan akan ditutup oleh broker pada harga penutupan sehari sebelum peristiwa korporasi.
Pemisahan dan konsolidasi juga memengaruhi pending order seperti Buy Stop, Buy Limit, Sell Stop, dan Sell Limit. Volume dan harga order tersebut akan disesuaikan dalam kelipatan rasio pemecahan saham atau pemecahan saham terbalik. Level harga Stop Loss dan Take Profit juga akan disesuaikan sesuai kebutuhan. Selain itu, pending order dapat dibatalkan oleh broker jika terjadi volume pecahan.
FXOpen menawarkan instrumen perdagangan yang disebut "CFD saham." "Contracts for Difference" adalah jenis instrumen keuangan derivatif yang populer. CFD memungkinkan Anda untuk melakukan perdagangan sepenuhnya sambil menerima pembayaran dividen dari perusahaan penerbit. Peristiwa penting perusahaan yang mengakibatkan perubahan nilai saham juga tercermin dalam CFD saham.